BerandaKemanusiaanRudenim Medan Kanwil Kemenkumham Sumut Laksanakan Kegiatan Penanganan Pengungsi Rohingya di Aceh

Rudenim Medan Kanwil Kemenkumham Sumut Laksanakan Kegiatan Penanganan Pengungsi Rohingya di Aceh

Author

Date

Category

Banda Aceh, (Triknews.co) – Sebuah Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Sinergitas dan Kolaborasi dalam Penanganan Pengungsi Rohingya di Provinsi Aceh” telah dilaksanakan pada hari ini Selasa, 21 Mei 2024 di The Pade Hotel, Banda Aceh.

Acara dihadiri sebanyak 50 orang yang terdiri dari panitia dan peserta yang berasal dari berbagai elemen, termasuk instansi vertikal, horizontal, akademisi, pemerhati, masyarakat, dan media.

FGD ini digagas oleh Rumah Detensi Imigrasi Medan, yang merupakan satuan kerja imigrasi dengan wilayah kerja Sumatera Utara dan Aceh.

Tujuan FGD ini adalah untuk meningkatkan keterbukaan informasi dan kolaborasi dalam menangan ipermasalahan pengungsi Rohingya di Aceh.

Rudenim Medan.
Foto. Kepala Rumah Detensi Imigrasi Medan Kanwil Kemenkumham Sumut, Sarsaralos Sivakkar saat memberikan informasi terkait penanganan pengungsi Rohingya secara lebih jelas. (Dok. Rudenim Medan).

“Pengungsi Rohingya yang berasal dari Myanmar mengalami permasalahan di negaranya dan saat ini berada di Aceh. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk
memahami informasi terkait penanganan pengungsi Rohingya secara lebih jelas”,
ujar Sarsaralos Sivakkar, Kepala Rumah Detensi Imigrasi Medan.

Rudenim Medan.
Foto. Narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang terdiri dari Instansi Pemerintah Pusat dan daerah yang tergabung dalam satgas PPLN dan para akademisi dari Universitas Syahkuala, Teuku Umar, Malikussaleh dan UIN Ar-Raniry, Lembaga internasional IOM, UNHCR, dan LSM, masyarakat dan media. (Dok. Rudenim Medan).

FGD ini menghadirkan narasumber dari instansi Pemerintah Pusat dan daerah yang tergabung dalam satgas PPLN dan para akademisi dari Universitas Syahkuala, Teuku Umar, Malikussaleh dan UIN Ar-Raniry, Lembaga internasional IOM, UNHCR, dan LSM yang terdiri dari masyarakat dan media.

Melalui FGD ini, diharapkan terjalin sinergitas dan kolaborasi yang lebih kuat dalam menangani pengungsi Rohingya di Aceh. Hasil FGD ini juga diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dan usulan-usulan, baik dalam bentuk policy brief, jurnal, atau buku tentang penanganan pengungsi, yang dapat menjadi bahan dalam pengambilan keputusan di tingkat pusat dan daerah. (DM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent comments

- Advertisement -spot_img