Medan,TrikNews.Co – DPRD Medan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 dalam Sidang Paripurna, Senin (8/6) yang dipimpin Ketua DPRD Hasyim SE dan dihadiri sejumlah anggota dewan.
Dalam paripurna tersebut, Hasyim menyebutkan Pansus sengaja dibentuk berdasarkan usulan fraksi. Dari 8 fraksi, 7 di antaranya menyetujui pembentukan Pansus karena dianggap penting.
Dipastikannya, keberadaan Pansus ini bukan untuk mencari kesalahan Pemko Medan dalam penanganan Covid-19. “Kita tidak mencari kesalahan, tapi membantu wali kota mengawasi penggunaan anggaran. Sehingga bawahan wali kota bisa bekerja hati-hati sehingga tidak terjadi kebocoran anggaran,” ujarnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini juga memastikan tidak selamanya Pansus dibentuk hanya untuk menghabiskan anggaran. Tapi, sebaliknya untuk mengoptimalkan pengawasan. “Pansus juga bisa memaksimalkan anggaran supaya tidak terjadi kebocoran,” sebutnya.
F-PAN sendiri menjadi satu-satunya fraksi yang menolak pembentukan Pansus Covid-19. Kepada wartawan, Politisi PAN, Sudari ST menyebutkan, pihaknya hanya ingin memaksimalkan peran Komisi II. (s1/B.Rambe)